A. Pengertian
Program adalah serangkaian instruksi yang logis,
ditulis dalam bahasa pemrograman (bahasa yang dimengerti oleh komputer)
untuk menghasilkan informasi (output) sesuai dengan keinginan si pemakai
jasa komputer (User).
Programming adalah suatu proses pembuatan program yang akan dijalankan oleh komputer.
Programmer adalah orang atau tenaga pelaksana yang mempunyai tugas untuk membuat dan menyiapkan program siap pakai.
B. Tahapan dalam programming
Dalam proes pembuatan sebuah program, seorang programmer biasanya menempuh beberapa tahap antara lain:
1. Mengenal permasalahan
Sebelum
kita memecahkan permasalahan, pertama kali kita harus mengetahui secara
mendetail permasalahan yang ada. Untuk itu harus diperhatikan semua
ketentuan - ketentuan dan syarat-syarat yang diminta dalam proses
pengolahan datanya.
2. Menganalisa permasalah
Langkah selanjutnya
adalah menganalisa permasalahan sesuai dengan deskripsi yang ada untuk
memperoleh pemecahan yang logis dan efisien.
3. Membuat rancangan sistem
Jika metode pemecahan masalah telah diperoleh, selanjutnya dilakukan proses persiapan rancangan sistem yang meliputi :
a. Deskripsi pekerjaan, yang memuat keterangan umum mengenai suatu persoalan dan apa yang akan dihasilkan dari program tersebut.
b.
System Flowchart, memuat keterangan yang menunjukkan tahap proses
pelaksanaan kegiatan. Antara lain menunjukkan input dan output proses,
media yang akan dipergunakan dalam proses pengolahan data dan lain
sebagainya.
c. Input layout, memuat keterangan tentang struktur file yang dipergunakan sebagai input.
d. Output layout, memuat keterangan tentang struktur file yang dipergunakan sebagai output.
e.
Processing specification, memuat keterangan tentang ketentuan proses,
rumus-rumus yang digunakan, syarat-syarat dan tindakan yang berhubungan
dengan suatu kondisi dalam pengolahn data.
4. Menulis Program
Setelah
spesifikasi program selesai dipersiapkan, biasanya seorang programmer
memulai dengan membuat flowchart secara detail. Kemudian dilakukan test
kering (mentes program flowchart dengan data bikinan), jika tidak lagi
terdapat kesalahan logika, barulah programmer memindahkan instruksi
logis yang ada dalam flowchart kedalam statemen-statemen bahasa
pemrograman (listing program).
Penulisan instruksi/statemen ini harus
memperhatikan kaidah (sintaks) untuk setiap bahasa, karena
masing-masing bahasa memiliki aturan penulisan yang berbeda-beda.
5. Kompiling dan Linkimg
Setelah
listing program selesai ditulis dan dientry ke dalam media penyimpanan
komputer, tahapan berikutnya adalah memeriksa aturan penulisan (sintaks
program), proses ini disebut dengan “Compiling“. Bila terdapat kesalahan
dalam listing program, komputer akan memberitahukan jenis dan posisi
dimana kesalahan terjadi. Sedangkan jika tidak terdapat kesalahan,
proses compile akan menghasilkan object program dalam bentuk bahasa
mesin (mecine languange oriented).
Tahap berikutnya adalah
menggabungkan object-object program tersebut agar terbentuk satu
program utuh yang siap digunakan, proses ini disebut dengan “Linking”
6. Menjalankan program
Dengan
asumsi bahwa baik data maupun programnya sudah dinyatakan benar (valid)
maka program tersebut dapat dipergunakan untuk memproses data,
menghasilkan laporan berdasarkan hasil proses yang dilakukan.
Dari
tahapan kegiatan terebut di atas, programmer senantiasa selalu berusaha
untuk menghasilkan program-program aplikasi yang spesifik (khusus),
misalnya program aplikasi pengolah kata (Wordstar, Word, Word Perfect),
program pengolah angka (Lotus 123, Exccel), hiburan (Game) dan lain
sebagainya.
7. Pembuatan dokumentasi
Untuk mencegah segala
kemungkinan yang tidak dinginkan dan juga untuk memudahkan pada
programmer di dalam mengadakan perubahan-perubahan dalam sistem maupun
program, mutlak diperlukan dokumentasi yang lengkap. Setiap perubahan
baik dari sistem maupun program harus dicatat dalam standard
Documentation (sebuah metode pendokumentasian yang standard dalam sistem
koputerisasi).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar